Buku sederhana ini mendiskusikan tentang pentingnya kebijakan pendidikan bilingual dimana tren pendidikan global telah membawa paradigma baru untuk menyatukan persepsi dan bernegoisasi dengan negara-negara lain dalam rangka membangun kesetaraan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dunia. Fungsi bahasa global sebagai lingua franca merupakan bagian integral dalam pembangunan pendidikan berkualitas yang diakibatkan oleh perubahan geopolitik dan kemajemukan budaya antar bangsa serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan demikian pendidikan yang berorientasi pada tuntutan global harus disegerakan melalui sistem pendidikan itu sendiri. Sebagaimana kita ketahui pendidikan bilingual adalah bagian dari program pemerintah dalam hal ini program rintisan sekolah berstandar internasional dan atau sekolah berstandar internasional yang telah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi karena tidak sesuai dengan filosofi pendidikan berkeadilan dan dianggap akan mereduksi rasa nasionalisme. Buku ini tidak sedang ‘menggugat’ keputusan yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi atau membela pemerintah dalam hal ini kemendikbud tetapi lebih kepada memberikan pengertian betapa pendidikan bilingual ini sangat dibutuhkan untuk pembangunan pendidikan berkualitas yang kelak akan membekali para siswa mampu bersaing di tingkat global dan menguasai bahasa dunia sebagai lingua franca. Buku ini ditulis dengan menggunakan bahasa sesederhana mungkin dengan menggabungkan fakta ilmiah dan bahasa umum yang mudah dipahami.
Data Buku:
Judul: Kebijakan Bilingual Indonesia Layu Sebelum Berkembang
Penulis: Eddy Haryanto
Tahun terbit: April 2013
Jumlah halaman: x + 80
Genre: Referensi
Harga: Rp 25.000 plus ongkir
ISBN: 978-602-7749-66-5







