Facebook Twitter LinkedIn RSS
magnify
Home 2012 June
formats

Wanita Ingin Dicintai & Disayangi by Nayrus El Rayyan & Faatihah El Rayyan

Published on 26 June 2012 in Agama Islam, Buku

wanita ingin dicintai dan disayangiFresh from Dapur Buku’s Oven!

Judul: Wanita Ingin Dicintai & Disayangi
Penulis: Nayrus El Rayyan & Faatihah El Rayyan
Jenis buku: Agama Islam
Tebal: 124 halaman
Harga: Rp 36.000 plus ongkir
ISBN: -
Ketersediaan: print on demand

Sinopsis

Wanita adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna di dunia ini. Sosok yang penuh misteri dan tak ada tandingannya. Ia kerapkali dipuji, disanjung, dan diharapkan cintanya. Menjadi sumber inspirasi bagi para penyair, penulis novel, dari yang klasik hingga yang modern, dan lain sebagainya. Dalam sebuah ungkapan disebutkan, “Di mana ada wanita, di sanalah kehangatan hidup dapat dirasakan.”

Peran wanita yang sangat signifikan tak dapat dielakkan, bahwa ia sangat berperan penting bagi eksistensi dan kemajuan sebuah peradaban. “Jika wanita di suatu bangsa baik, maka baik pulalah seluruh bangsa itu. Sebaliknya, jika hancur ia, maka hancur pulalah bangsa itu.”

Jadi, tak dapat dipungkiri bila tanpa adanya wanita dunia akan jadi damai, indah, dan adanya peradaban. Tetapi sebaliknya, yang dirasakan dunia bagaikan fatamorgana (gersang dan tandus), seperti tak ada dunia. Hidup akan sunyi, kesepian, tak ada teman, hiburan, terlebih ‘cinta’.

Pesan Buku ini Di Multiply.com (Sistem Otomatis)

Pesan Buku Ini via SMS (Sistem Manual)

 
No Comments  comments 
formats

Penambahan Nomor Telepon (HP) di Dapur Buku

Kami akan sangat senang bila Anda semakin mudah menghubungi kami. Karena itu, mulai hari ini (25 Juni 2012) kami menambah satu nomor baru yang bisa Anda hubungi, yakni 081316942736.

Ini adalah mobile number. Artinya, Anda bisa menelepon atau mengirim SMS kapan saja, kecuali pada saat kami sedang tidur malam, shalat, atau saat-saat lain yang tidak memungkinkan. Kami juga manusia biasa, bukan?

Sekadar info:
Selama ini, kami sudah menyediakan dua nomor telepon, namun hanya bisa dihubungi selama jam kerja, yakni:
(021) 8098208 (Call Only; Senin s/d Jum’at Pkl.09.00 s/d 16.00)
083895196497 (SMS Only; Senin s/d Jum’at Pkl.09.00 s/d 16.00)

Keistimewaan nomor 081316942736 adalah: Anda bisa menghubunginya (call or SMS) sewaktu-waktu, tidak dibatasi oleh jam kerja.

Semoga penambahan nomor telepon baru ini bisa meningkatkan layaan kami terhadap Anda.

Info lengkap mengenai cara menghubungi kami (via pos, telepon, SMS, Facebook, Twitter dan sebagainya), silahkan klik di sini.

Terima Kasih, Salam Sukses Selalu!

Pengelola Dapur Buku

 
No Comments  comments 
formats

Perubahan Paket Penerbitan di Dapur Buku

Dapur Buku memang masih berumur hampir empat bulan. Dan seperti yang kami jelaskan di sini, Dapur Buku menawarkan sebuah konsep penerbitan buku yang belum pernah ada sebelumnya. Karena itu, harap maklum bila kami pun masih terus melakukan perbaikan di sana sini, untuk memberikan layanan yang terbaik kepada Anda.

Salah satu perbaikan yang kami lakukan hari ini (23 Juni 2012) adalah menghapus sejumlah paket penerbitan, yakni:
- Paket Mandiri
- Paket Favorit
- Paket Asistensi Read more…

 
6 Comments  comments 
formats

Berpikir Pola Konstruktif versus Pola Pandir by Najamuddin, SE

Fresh from Dapur Buku’s Oven!

Judul: Berpikir Pola Konstruktif versus Pola Pandir
Penulis: Najamuddin, SE
Jenis buku: pengembangan diri
Tebal: 96 halaman
Harga: Rp 39.500 plus ongkir
ISBN: -
Ketersediaan: print on demand

Sinopsis

Pesan pendiri  Negara bagi segenap warga bangsa Indonesia yang termuat dalam pembukaan UUD’45 bahwa: “Kemerdekaan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa”.

Apa arti pesan ini, dan mengapa pesan ini terjadi, marilah kita berpikir jernih dan jujur pesan ini secara implisit maupun eksplisit adalah pengakuan bahwa bangsa Indonesia itu karena lengah (baca:” bodoh”) maka bisa dijajah penjajah asing (Belanda, Inggris dan Jepang) dan akibat penjajahan itu juga bangsa Indonesia semakin bodoh ! karena penjajah terutama Belanda berkepentingan agar bangsa jajahannya bodoh demi keberlangsungan penjajahannya.

Pesan ini dibuat agar bangsa Indonesia setelah merdeka berubah menjadi cerdas agar dapat hidup sejajar dengan bangsa bangsa lain di duni, dan jangan terulang lagi kembali terjajah dalam bentuk apapun dan oleh bangsa manapun.

 

Namun sayang sampai sekarang setelah lebih setengah abad merdeka kebodohan itu masih berlangsung sehingga cita cita para pendiri Negara tersebut tidak berhasil.

Mengapa kebodohan itu masih terjadi…? Pertama tama bangsa ini tidak pernah menginventarisir apa saja yang menjadi kebodohan bangsa tersebut, kedua bangsa ini menyangka hanya dengan pendidikan bangsa ini akan cerdas, ternyata tidak cukup hanya dengan pendidikan, kalau cara berpikirnya tidak dirubah dari cara berpikir yang pandir dan atau sawa’un serta tahayul ke cara berpikir konstruktif. Lulusan sekolah dan atau universitas dari S0, S1 s/d Professor di Indonesia cara berpikirnya tidak berbeda dengan warga yang buta huruf.

 

Cara berpikir yang cerdas itu haruslah POLA PIKIR KONSTRUKTIF .

Banyak sekali kerugian bangsa terjadi di tengah perjalanan bangsa ini akibat tidak menggunakan pola pikir yang cerdas yaitu pola pikir konstruktif. Peristiwa yang merugikan akan selalu dan terus terjadi dengan volume kerugian yang besar bahkan dapat menghancurkan Negara apabila bangsa ini tidak mengenal dan menjalankan pola pikir konstruktif.

 

Setiap warga selayaknya mengenal dan menggunakan pola pikir konstruktif yang termuat dalam buku: “Berpikir Pola Konstruktif Versus Pola Pandir”.  Buku ini sangat perlu dibaca segenap masyarakat , para pelajar, Mahasiswa, cendikiawan, para pejabat eksekutif  dan legislative serta para pengambil keputusan lainnya. Supaya dapat menangkap kebenaran, dan menjadi bangsa yang cerdas.

Pesan Buku ini Di Multiply.com (Sistem Otomatis)

Pesan Buku Ini via SMS (Sistem Manual)

 
No Comments  comments 
formats

Gerbong Kehidupan by Diah Kusumawati

Published on 21 June 2012 in Buku, Novel

gerbong kehidupanFresh from Dapur Buku’s Oven!

Judul: Gerbong Kehidupan
Penulis: Diah Kusumawati
Jenis buku: Novel
Tebal: viii + 216 halaman
Harga: Rp 35.000 plus ongkir
ISBN: 978-602-18380-5-1
Ketersediaan: ready stock

Buku ini telah melewati proses bedah karya di DapurBuku.com, sehingga kualitasnya lebih terjamin.

Sinopsis

Alangkah pedihnya hati Bu Amanah. Setelah bertamu ke rumah Allah bersama suaminya yang telah berpuluh tahun mereka impikan, ternyata suaminya tidak ikut kembali bersamanya. Ia tidak akan menjumpainya lagi untuk selama-lamanya, kecuali di surga. Ia yakin suaminya yang budiman sedang menuju ke sana. Maka ia pun mencari jalan untuk mengejar surga.

Bu Amanah melihat anak-anak penyemir sepatu yang sering ditemuinya di gerbong kereta api sebagai ladang amal baginya untuk menuju surga. Maka bersama para donatur dan teman-temannya, ia membina mereka di musola dekat stasiun kereta api Serpong.

Ternyata tidak mudah menjalankannya, Banyak sekali masalah yang dihadapi. Sebagian dari anak-anak penyemir sepatu ini dibina sejak kelas 6 SD. Boim yang selalu ceria tapi malas, Aming yang religius, Heri yang pandai tapi bengal, Arya yang berpembawaan tenang dan Emon yang selalu terlihat murung, adalah sebagian kecil dari murid-murid Bu Amanah.

Kuatkah Bu Amanah menghadapi anak-anak yang terkadang membuatnya makan hati ini? Setelah tujuh tahun berlalu, ke mana nasib membawa mereka?

Pemesanan:
Buku ini telah dicetak ulang. Edisi cetak ulang bisa dipesan di sini.

 
6 Comments  comments