Fresh from Dapur Buku’s Oven!
Judul: Model-Model Perusahaan
Penulis: Siti Monalisa
Jenis buku: Referensi
Tebal: 122 halaman
Harga: Rp 38.000 plus ongkir
ISBN: 978-602-95914-8-4
Ketersediaan: print on demand
Sinopsis:
Kebutuhan akan adanya efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan IS/IT dalam lingkungan kerja. Penerapan IS/IT menyebabkan adanya perubahan kebiasaan kerja pada perusahaan. Ada hal yang harus dirubah dalam lingkungan kerja bukan hanya teknologi yang canggih namun manusia baik itu karyawan maupun manajemen yang ada didalam perusahaan tersebut. Manusia yang ada didalamnya harus bisa menerima teknologi tersebut sehingga IS/IT yang diterapkan tersebut bisa berjalan dengan tujuan perusahaan. Oleh karenanya perlu adanya proses bisnis IT didalam perusahaaan.
Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan. Namun, didunia TI, istilah proses bisnis seringkali dianggap sama dengan manajemen proses middleware atau integrasi pekerjaan-pekerjaan perangkat lunak aplikasi. Istilah itu harus diperhatikan jika membaca makalah rekayasa perangkat lunak.
Teknologi apa saja dapat digunakan untuk mengotomasi proses bisnis (BPA). Tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan dan mengelola proses-proses ini setelah diotomasi sebagian atau seluruhnya. Setiap terjadi perubahan dalam proses bisnis maka BPA harus memperbaiki program komputer yang kompleks. Ini berarti bagian TI, bukan orang bisnis, harus melakukan perubahan pada proses bisnis yang telah terotomasi.
BPMN dan EPC merupakan merupakan salah satu metode pemodelan proses bisnis. Tujuan dari BPMN adalah untuk mendukung manajemen proses bisnis, baik untuk pengguna teknis dan pengguna bisnis, dengan menyediakan notasi yang intuitif untuk pengguna bisnis, namun mampu mewakili semantik proses yang kompleks. Pemodelan proses bisnis menggunakan EPC mampu merepresentasikan informasi secara berurutan dan memberikan informasi lengkap mengenai apa, siapa dan bagaimana proses terjadi.
Perkembangan internet berasal dari inovasi pada teknologi komputer. Internet telah menciptakan saluran komunikasi baru dan menyediakan media yang ideal untuk membawa orang bersama-sama dengan murah, efisien dan untuk berbagai alasan yang berbeda. Hal ini juga dijadikan peluang dan tantangan bagi komunitas bisnis.
Sebuah model bisnis dapat didefinisikan sebagai organisasi produk, layanan dan arus informasi, dan sumber pendapatan dan manfaat bagi pemasok dan pelanggan. Melalui penggunaan model bisnis, organisasi dapat mengidentifikasi di mana dan bagaimana dalam rantai nilai dapat menciptakan nilai tambah dan keuntungan. Sebuah model bisnis juga memungkinkan perusahaan untuk menganalisis lingkungan secara lebih efektif dan dengan demikian memanfaatkan potensi pasarnya; lebih memahami pelanggan, dan meningkatkan hambatan masuk untuk saingan. Model e-bisnis menggunakan manfaat komunikasi elektronik untuk mencapai nilai tambah proses ini.
Ada banyak sistem yang tersedia untuk perusahaan yang mendukung aplikasi e-bisnis. Beberapa yang paling menonjol termasuk intranet, extranet, Enterprise Resource Planning (ERP), Pengembangan Aplikasi (EAI), Customer Relationship Management (CRM), dan Manajemen rantai pasok (SCM).

